Jumat, 14-08-2026
  • AKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRA
  • AKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRAAKREDITASI A | SEKOLAH ADIWIYATA NASIONAL | SEKOLAH RAMAH ANAK | CISWA WIDYA CASTRA

Belajar Perjuangan dan Nasionalisme melalui Literasi Digital di SMP Negeri 1 Jaken

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Jaken, 12 Agustus 2026 — SMP Negeri 1 Jaken melaksanakan kegiatan literasi digital melalui film perjuangan. Kegiatan literasi digital melalui film edukatif menjadi metode efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep, analisis kritis, kreativitas pelajar, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter dan nasionalisme kepada peserta didik pada jam kokulikuler. Peserta didik belajar mengidentifikasi pesan implisit, symbol, dan teknik penyampaian informasi dalam film bertema perjuangan dan nasionalisme. Film dipilih sebagai media pembelajaran yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami berbagai nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah menyaksikan film, siswa diajak untuk melakukan analisis terhadap karakter, sikap, serta nilai-nilai keteladanan yang ditampilkan oleh setiap tokoh. Melalui proses tersebut, siswa belajar mengenali tindakan yang mencerminkan sikap positif, sekaligus memahami makna perjuangan dan nasionalisme dalam konteks kehidupan masa kini.

 

Melalui kegiatan literasi digital dengan pemutaran film perjuangan, SMP Negeri 1 Jaken berupaya menghadirkan pembelajaran yang edukatif, kontekstual, dan menarik. Pemanfaatan media digital berupa film diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menyaring informasi, berpikir kritis, mengambil pesan positif, serta menghubungkannya dengan pembentukan karakter. Kegiatan ini memperkuat literasi visual sekaligus literasi media. Dengan demikian, literasi visual melalui film edukatif menjadi sarana belajar yang menyenangkan dan efektif.

Kepala SMP Negeri 1 Jaken, Ibu Endang Sriwinarti, S.Pd., M.Pd, berharap nilai-nilai yang diperoleh siswa melalui kegiatan literasi digital melalui film perjuangan tidak berhenti pada pemahaman selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cinta tanah air, keberanian, tanggung jawab, kerja sama, dan pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari karakter siswa dalam bersikap dan bertindak.”

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan kegiatan refleksi. Siswa diajak untuk menyampaikan pesan dan nilai yang mereka peroleh dari film serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami makna perjuangan dan nasionalisme dalam konteks sejarah, tetapi juga mampu melihat relevansinya dalam kehidupan masa kini.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen SMP Negeri 1 Jaken dalam membentuk generasi muda yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi, memiliki karakter yang kuat, serta memiliki semangat nasionalisme. Dengan demikian, literasi digital tidak hanya berorientasi pada kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun sikap dan kepribadian peserta didik yang positif.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan